
Akhirnya saya bisa merasakan busway juga, tapi rasa gudeg! Ya, ini namanya bus Trans Jogja. Sama dengan Trans jakarta, bus ini memiliki jalur khusus dalam operasionalnya, dan memiliki shelter di beberapa tempat sebagai pemberhentian dan transit para penumpang.
Sudah sangatlah sering saya pergi ke jogja, entah itu sekedar jalan-jalan, ataupun memang ada keperluan tertentu, tapi baru kali ini saya menaiki bus Trans Jogja. Start point saya hari itu berangkat dari shelter Malioboro. Entah mau kemana, saya sendiri juga belum ada tujuan, cuma asal loncat aja pokoknya.
Dengan tarif tiket per kepala 3000 rupiah, kita sudah bisa keliling jogja sepuasnya, asal tidak menginjakkan kaki keluar shelter. Saya pikir tarif segini sangatlah murah, mengingat sekarang saja tarif untuk bus kota jauh-dekat 2000 rupiah, itu pun kalau belum kita plus kecopetan dompet, kehilangan handphone, ditawarin tahu sumedang, dipalak preman, dicolek bencong, atau malah dicolek mas-mas keneknya. Makanya faktor keamanan adalah yang paling ditonjolkan bus Trans Jogja yang merupakan bus masa depan cah Jogja ini.
Beroprasi mulai jam 05:30 sampai 21:30 setiap harinya. Diberlakukan sistem kerja 2 shift untuk karyawannya. Setiap bus start dari masing-masing shelter setiap paginya, dan finish di shelter masing-masing pula. 1 hal yang berbeda dengan Trans Jakarta adalah tidak adanya jalur one way selebar bus seperti yang ada di Jakarta itu. Ini mengingat karena jalanan di Jogja tudak selebar di Jakarta, dan arus lalu lintas juga tidak sepadat di Jakarta, sehingga masih memungkinkan untuk bus tidak terjebak macet di jalan raya.
Orang-orang yang saya temui di dalam bus pun beragam. Mulai dari ibu-ibu belanja pasar, tante-tante gila belanja, anak sekolah, anak kuliahan, turis lokal (seperti saya), turis mancanegara, pegawai negri. Bahkan hari itu kebetulan saya satu bus dengan pasangan tuna netra dan tuna rungu yang saya lihat sangat menikmati perjalanannya dengan Trans Jogja. adapun fasilitas menarik yang belum pernah saya jumpai di angkutan umum sebelumnya. Ruang khusus untuk pengguna kursi roda! wow, ini benar-benar masa depan menurut pandangan kuno saya! Saya berharap ini juga akan ada di kota Solo di kemudian hari..








0 comments:
Post a Comment